Poker Indonesia Terpercaya
Poker Online Terpercaya
Togel Online Indonesia Terpercaya
Agen Judi Taruhan Bola Online Terbesar Terpercaya
Poker Indonesia Terpercaya
bocoran togel terjitu
Home / CERITA DEWASA / Cerita Dewasa Berawal Dari Rekan Kerja Menjadi Rekan Mesum

Cerita Dewasa Berawal Dari Rekan Kerja Menjadi Rekan Mesum

Agen Bola Terpercaya
Agen Casino Online
Agen Casino Terpercaya

Cerita Dewasa Berawal Dari Rekan Kerja Menjadi Rekan Mesum. Kirana wanita single yang kerja dikantor perpajakan dia selingkuh dan melakukan hubungan sex dengan suami temanya. Akibat hubungan sex satu malam Kirana hamil dan kirana akhirnya menikah sirih dengan suami teman kerjanya tanpa sepengetahuan temannya kerjanya itu.
Karina namaku , usia 27 tahun dengan status lajang. Teman seusiaku kebanyakan sudah menikah dan memilki anak. Namun hingga saat ini aku masih menikmati kesendirianku. Aku bekerja di kantor perpajakan,sebenarnya aku memiliki paras yang cantik banyak sekali pria yang ingin menyandingku. Aku terlahir dari keluarga yang memiliki banyak aturan.

Termasuk kriteria calonku nantinya juga harus sesuai dengan permintaan orang tua. Maka dari itu susah untuk mencari yang pas. Semua serba ada kekurangan ya namanya orang tidak ada yang diciptakan sesuai keinginan kita. Ada kekurangan dan ada kelebihan. Orangtuaku tipe orang yang saklek/fanatik atau dalam arti kata lain tidak bisa dirubah keputusannya.
Maka dari itulah aku sampai saat ini masih menikmati kesendirianku. Pernah beberapa kali membawa pulang seorang laki-laki ujungnya juga ditolak. Aku jadi males dan enggan kenal dengan pria lagi. Ya sebatas teman saja tidak lebih. Lama-lama aku juga terbiasa sendiri menikmati semua tanpa seorang kekasih.
Namun seiring berjalannya waktu aku memilki cerita atau pengalaman yang sangat mengesankan. Awalnya aku memiliki seorang teman namanya Anggi dia teman kerjaku.Dia sudah berkeluarga dan suaminya itu juga rekan kerja ku. Namanya mas Iwan, kita sering untuk sekedar makan siang bareng dengan pasutri itu. Aku jadi obat nyamuk diantara mereka, ya sudah biasa.
Pasutri itu belum dikaruniai seorang anak padahal mereka menikah sudah 3 tahun lamanya. Intensitas waktu bertemuku dengan mereka lebih sering karena mas Iwan menjadi partner kerja kita berdua. Bahkan kalau di acc mas Iwan mau pindah ke kantor kita namun sepasang pasutri tidak boleh bekerja dalam satu kantor.
Aku memulai cerita dewasaku, singkat cerita ya. Dari pertemuan yang lebih sering itu membuat ku ada rasa dengan mas Iwan. Tampaknya dia juga menanggapi whatshapku selalu saja membalas pesanku dengan kata-kata gombal. Aku sudah terjerat dalam cinta lokasi kebetulan dia suami temanku sendiri. Hubungan yang tanpa sepengetahuan orang itu berjalan mulus.
Aku sering makan siang bareng dengan mas Iwan, berbagai alasan aku pergi biar Anggi tidak mengetahui kepergianku. Sering aku bohong dengan Anggi hanya untuk bertemu dengan suaminya. Semakin lama aku semakin cinta dengan mas Iwan. Bahkan mas Iwan jujur dia lebih mencintaiku daripada istrinya.
Aku merasa sudah menang karena aku selalu diprioritaskan , memang enak hubungan seperti ini. Selingkuh itu memang nikmat tiada duanya. Tapi selama aku menjadi selingkuhan mas Iwan aku belum sama sekali diberikan kenikmatan olehnya. Belum ada kesempatan untuk pergi berdua dengan mas Iwan. Aku selalu mengajaknya keluar dia enggan dan menolak dengan alasan belum ada waktu yang pas.
Kebetulan sekali kantorku ada meeting di luar kota. Aku ditunjuk untuk berangkat ke Pekalongan 3 hari lamanya. Aku alasan dengan atasanku karena aku sedang pengobatan. Akhirnya Anggi berangkat ke Pekalongan, kesempatan emas ini datang kepadaku. Aku mengirim pesan kepada mas Iwan bahwa istrinya ditugaskan ke luar kota.
Kita pun berencana untuk liburan satu malam. Seneng sekali inilah yang aku tunggu selama berbulan-bulan.
ANggi sudah berangkat dengan rombongan kantor, aku pun juga bergegas pergi dengan mas Iwan. Sepanjang perjalanan diiringi lagu-lagu romantic yang membuat suasana semakin hangat,
“kita mau kemana nih mas?”
“hmmm…enaknya kemana ya…?” mas Iwan tanya balik denganku.
“pastinya menikmati cinta satu malam kita mas…”
“ke penginapan aja ya Rin, cocok sama suasananya. Aku nggak pernah menikmati bercumbu dengan istriku sendiri…”
“maksudnya mas?”
“iya kamu sepertinya lebih hot dari Anggi deh, aku juga udah nggak sabar nih…”
Mas Iwan jujur denganku bahwa dia tak lagi bisa menikmati Anggi seutuhnya. Sampailah aku di penginapan kita chek in dan masuklah ke dalam kamar. Aku sengaja langsung menuju kamar mandi mandi keramas biar makin seger. Mas Iwan sudah bersiap di ranjang dan memakai celana kolor saja. Aku ngintip dari dalam kamar mandi.
Aku mengeringkan rambutku sebentar kemudian aku keluar dengan menggunakan lingerie yang sexy. Aku keluar dari kamar mandi mas Iwan melihatku sepertinya terpesona dengan kesexyanku. Tubuhnya mulus payudara yang montok dengan lengkuk tubuh yang sexy. Aku mendekati mas Iwan kemudian aku membelai wajahnya.
Mas Iwan menarik bibirku seketika dia kecup dengan penuh kehangatan. Dia kulum bibirku , dan aku membalas ciumannya. Kita berdua di ranjang layaknya malam pertama dengan seorang kekasih. Cinta satu malam dengan suami temanku pun dimulai. Dinginnya malam membuat kita semakin berusaha saling menghangatkan tubuh.
Mas Iwan membelai tubuhku yang berbalut lingerie sangat tipis. Aku memang persiapan tidak memakai bra dan celana dalam. Biar langsung dinikmati mas Iwan nggak pake lama. Bibirnya terus bermain menikmati bibirku yang tipis. Lidahku di tarik ke dalam akupun membalas kulumannya. Ciuman yang hot membuat kita semakin terangsang.
Tangan mas Iwan membelai kedua payudaraku dengan lembut. Aku bergairah sekali menikmati sentuhan itu. Lingeriku yang tipis terbuka lebar secara perlahan, tangannya terus membelai leher hingga ke payudaraku,
“aaaaahhh mas…..aaaahhhh…..”
Dia balik menciumi leher dan telingaku, bagian sensitifku sudah dia kuasai. Lidahnya seakan terus menjilati leherku, nafas yang terengah-engah berhembus dan aku merasa sangat hangat ketika dia terus menciumiku. Gairahku terus bermunculan apalagi mas Iwan nafsu sekali denganku. Akupun menggerakkan tubuhku karena terus menikmati sentuhan dan belaiannya,
“ooohhhh…mas……aaaaahhhh…ooohhhhhh…..”
Lingerie itu sudah tidak menutupi tubuhku lagi aku sudah telanjang dan siap untuk dinikmati. Mas Iwan berada diatasku, di masih asyik bermain dengan payudaraku. Kedua payudaraku diputar-putar puttingnya aku pun lemas tak berdaya,
“mmmmmmm…aaaahh….aaaakkkhh….mas….aaahhh……”
Semakin lama putingku pun menonjol besar sekali, dia langsung menjilati putting susuku dengan lidahnya. Terus dia jilati putting susuku dengan penuh nafsu. Keduanya dijilati secara bergantian sambil terus meremas payudaraku yang montok berukuran 34A. Terus dia belai hingga aku menggeliat manja penuh dengan kegairahan.
Dan dia pun memainkan tangannya seindah dan senikmat mungkin. Mas Iwan meraba dan menjilati hingga kebawah sampai ke pusar,
“ooohhh … mas….aaahh…geli mas….oohhh…aaaahhh……”
Turun semakin turun ke bawah bertemulah dengan memekku yang rimbun akan bulu kemaluan itu. dia belai dari atas hingga ke bawah. Terus tangannya bergerak keatas dan kebawah. Jemarinya membuka lipatan demi lipatan tubuhku mengejang. Aku mengangkat pantatku keatas dan memekku semakin merekah.
Dia buka perlahan apa isi di dalam memeku, kemudian dia menjulurkan lidahnya. Lidahnya menjilati selakangan dan sekitarnya. Bagian luar dan terdalam memekku terus dijilati dan dikecupnya hingga aku menjerit nikmat,
“sssshhhhh….aaaahhhh….mas……aaaahhh…..ooohhh……aaaahhh…..”
Daging kecil yang ada di bagian memekku dia kecup hingga aku tak kuasa menahan kenikmatan. Lidahnya menjelajahi bagian demi bagian sampai aku orgasme. Cairan yang keluar dari memekku banyak sekali namun mas Iwan tidak jijik dengan cairan itu. Yang ada dia terus menikmati setiap bagian yang ada di memekku.
Kakiku mengangkang dan terbuka lebar, dia semakin beringas menikmati memekku. Lubang kenikmatan itu dia jilati terus sampai aku basah. Berkali-kali aku orgasme karena terus dibuat tak berdaya. Mas Iwan sangatlah lihay dalam bercinta. Setelah beberapa menit menjilati memekku dia pun berubah posisi. Dia berada diatasku dan aku memejamkan mata.
Kembali dia mengulum putting susuku sementara penisnya terus dia gesek-gesekkan di memekku. Aku terus menggerakan tubuhku hingga tak tertahankan. Gesekan penis yang tajam itu membuat kta berdua bergairah. Apalagi ukuran penis mas Iwan sangat besar dan mantap sekali. Saling bergesekan dan bersentuhan nikmat sekali. Mas Iwan mengulum putting susuku serasa mau lepas karena terlalu bergairah,
“mmm…pelan mas….aaaakkkhh….aaaaahhhhh……”
Tak lama kemudian dia mencoba memasukkan penisnya ke dalam memekku. Dia putar-putar penisnya di depan lubang kenikmatanku, perlahan dan masuklah penis mas Iwan,
“sssllleeebb…ssslleeebbb…aaaahhh….aaahhhh……….”
Dia tekan penisnya ke dalam memekku, terus dia tusuk-tusukkan hingga aku terus mendesah nikmat. Penisnya yang besar itu masuk terus ke dalam memekku menekan hingga mentok ke dalam. Penis itu seakan tertancap di dalam memekku. Dia goyangkan sedikit penisnya ke dalam seperti berputar dan terus dia tekan,
“ooohhh…aaahhh…mas….aaahhh…nikmat mas….aaaahhhhh……”
Desahanku membuat mas Iwan semakin menantang , kuluman putting susuku yang keras. Membuat kita berdua semkain horni. Mas Iwan terus bergoyang diatasku, wajahnya memerah keringatpun jatuh bercucuran. Tekanan penis itu semakin keras aku tak tahan mas Iwan sudah sangat memuncak sekali. Nafsunya tinggi dan sangatlah menikmati setiap kali gerakan dan sentuhan.
Sesekali aku mengangkat pantatku keatas lalu aku goyangkan ke kanan dan ke kiri,
“aaaaaahhh….aaahhh…..ooohh….aaaaaaahhh….ooohh………”
Sekitar 20 menit tekanan penis itu menguasai seluruh memeku dan keluarlah sperma mas Iwan,
“cccrrooottt….cccccrrrrrrooootttt…..cccccrrrrrooootttt……”
Sperma itu masuk ke dalam memekku, nggak terasa begitu nikmatnya hingga sperma bisa masuk tak tertahankan. Kita slaing berpelukan mesra aku sayang sekali sama mas Iwan. Andai aku bisa memiliki dia seutuhnya, namun sayang dia milik temanku dan aku hanya jadi selingkuhannya saja. Kita tidur berdua tanpa busana hanya selimut dan pelukan yang menghangtkan kita.
Tepat jam 5 pagi kita bangun sesuai alarm yang berbunyi. Kita bedua mandi bareng di kamar mandi, aku melihat penis mas Iwan membesar tegang. Aku tak tahan ingin segera meremas dan mengulumnya. Aku tarik dan aku kulum penisnya kedalam mulutku. Tanganku sambil mengocok penisnya dan mulut tak henti terus mengulum keluar masuk. Aku emut lalu tarik ke atas sungguh nikmat,
“Rinnn…aaahhh…nikmat rin…ooohhhh….aahhhh…….”
Aku kocok penisnya keatas dan kebawah terus aku mainkan. Aku emut sambil aku kocok lama sekali, mas Iwan merasakan kenikmatan dengan desahannya yang lirih. Aku bergairah dan terus mengulumnya hingga tak tertahankan. Air shower yang terus mengalir membasahi kita berdua seakan menambah gairah pada pagi hari itu.
Aku kocok terus penisnya mulutku juga tak mau berhenti mengulum penis mas Iwan. Aku lepaskan dan aku minta mas Iwan duduk dilantai kamar mandi. Dengan santainya aku memasukkan penisnya ke memekku,
“jjjllleeeebbbbb….jleeeebbb….jleeebbb….aaaaaaaahhhh……”
Aku bergoyang diatas posisi seks yang berbanding terbalik dari tadi malam. Aku yang beraksi di atas sementara mas Iwan pasrah saja. Aku goyangkan pantatku terus aku goyang hingga dia merasakan kenikmatan,
“aaaahhhh….ooohhh….aaahhhh….aaahhhh…….”
Memekku yang tembem itu terus bergerak sesuka hatinya, memekku orgasme lagi hingga basah. Namun tidak lama keluarlah sperma itu,
“cccrrrrrrooooottt……ccccrrroooooottt….cccrooooottttt…….”
Kali ini lebih banyak dari semalam, sperma itu terasa hangat ketika masuk ke dalam memekku. Kita berdua kembali mandi dan segera pulang karena nanti sore Anggi pulang. Satu hari semalam bersama kekasih gelapku begitu ucapan mas Iwan. Setelah kencan kita beberapa hari yang lalu aku merasakan pusing sekali. Rasanya mual pengen muntah, mas Iwan menyuruhku untuk membeli testpek.
Aku mencoba menyisihkan pipisku dan aku coba tes ternyata positif aku hamil. Mas Iwan senang begitu mengetahui aku hamil, disisi lain aku merasa bersalah dengan Anggi. Tetapi aku sayang dengan mas Iwan semua sudah terlanjur dan aku bisa memberinya keturunan. Setelah aku postif hamil, aku dan mas Iwan menikah sirih secara diam-diam. Kinipun mas iwan menjadi suami dari 2 wanita.

Cerita Dewasa , Cerita Sex , Cerita Dewasa Terbaru , Cerita porno , Bokep

About

Rintihanku.net | cerita dewasa | cerita sex | cerita panas | cerita porno | bokep

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*